bismillah… anything for you ^^

semua keputusan yang akan di ambil bukan sembarang untuk di jalani… banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus di fikirkan tanpa emosi, kesal, uring-uringan, gegabah dan kegelisahan…

maka untuk membuat sebuah keputusan itu menjadi sebuah komitmen yang tidak merugikan ke dua belah pihak pasangan di butuhkan sebuah kekuatan dan keyakinan untuk bisa jalani hidup selanjutnya… bismillah… anything for you (inspirasi lagu dari Teuku Wisnu & Shireen Sungkar)

Beri satu alasan untuk meyakinkanku
Menjalani hidup bersamamu
Oh beri juga alasan untuk menguatkanku
Menjalani hidup bersamamu

Ku tercipta hanya untukmu dan membutuhkanmu
I’d do anything for you, for you

Dan biar cintamu menari di hatiku
Dan menjelajahi ruang-ruang di hatiku
Seperti nafasku yang ku hirup dan ku hembus
Tak akan berhenti hingga tibanya ajalku

Ku tercipta (ku tercipta) hanya untukmu dan membutuhkanmu (membutuhkanmu)
I’d do anything for you, for you (for you, for you)

Dan biar cintamu menari di hatiku
Dan menjelajahi ruang-ruang di hatiku
Seperti nafasku yang ku hirup dan ku hembus
Tak akan berhenti hingga tibanya ajalku

Dan biar cintamu menari di hatiku
Dan menjelajahi ruang-ruang di hatiku
Seperti nafasku yang ku hirup dan ku hembus
Tak akan berhenti hingga tibanya ajalku

Seperti nafasku yang ku hirup dan ku hembus
Tak akan berhenti selamanya

Teuku Wisnu & Shireen Sungkar – Anything For You

Alasan Ku Menikah di Usia 25th

BENAR, saat ini aku menolak menikah karena alasan karier. Namun aku sadar usia untuk menikah merupakan salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan. Oleh sebab itu ku perbanyak membaca referensi untuk mengatasi permasalahan ini. Sangat wajar wanita khawatir akan hal pernikahan di usia seperti ku ini (22th).

hemmm… Mungkin banyak dari kalian yang tidak menganggap usia menjadi sebuah masalah besar. Namun, sebenarnya usia ideal bagi wanita untuk menikah adalah saat menginjak 25 tahun. Ada beberapa alasan penting mengapa menikah di usia itu sangat tepat dilakukan. (menurut referensiku yang ku kutip dari Boldsky)

Matang dalam perencanaan

Jika menikah usia dibawah atau diatas 25 tahun, maka kita tidak memiliki banyak waktu untuk merencanakan segala sesuatu. Pasalnya, kita akan berada di bawah tekanan memiliki keturunan dan mengurus keluarga. Sementara itu, bila menikah di usia 25 tahun, kita akan memiliki awal tahun pernikahan yang dapat dinikmati berdua bersama suami serta dapat mengejar karier sesuai keinginan.

Menikah itu menyenangkan

Berada di usia 25 tahun merupakan masa peralihan dari kita yang masih memiliki jiwa kanak-kanak menjadi seseorang yang lebih dewasa. Perpaduan ini akan menjadi hal yang menyenangkan untuk dijalani bersama suami. Emosi kita dan pasangan yang belum stabil, akan menjadi sebuah pembelajaran untuk mengatasinya.

Usia produktif

Salah satu alasan mengapa kita harus menikah di usia 25 tahun adalah karena usia tersebut merupakan masa produktif. Tidak hanya dalam kegiatan sehari-hari, tetapi organ kewanitaan kita telah berkembang secara sempurna. Sehingga dengan kondisi demikian akan membantu kita merencanakan kehamilan.

aku sadar manusia hanya bisa berencana dan hanya Allah dengan kuasa-Nya yang dapat mewujudkannya…

 

inilah salah satu alasan mengapa konsistensi dan komitment harus saling terkait sesama pasangan , jadi jangan egois yaaaa…. ^^

~:: Sebelum engkau halal Bagiku. ::~

~:: Sebelum engkau halal Bagiku. ::~
Aku tak pernah mengharapkan apa-apa darimu,karna aku tau bahwa dirimu belum tentu jadi milikku..

Sebelum engkau halal bagiku,aku tak pernah menyatakan cinta padamu, karna aku hanya akan mengungkapkan rasa cintaku pada Sang Maha Pemberi Cinta..Sebelum engkau halal bagiku,aku tak pernah menyentuhmu,karna aku hanya akan menyentuh yg HALAL untukku..

Sebelum engkau halal bagiku, aku tak pernah merayu, karna aku hanya akan merayu Pendampingku hidupku kelak..

Sebelum engkau halal bagiku,mungkin aku hanya diam membisu seribu bahasa, taukah kamu apa yg aku lakukan,? Sebenarnya aku sedang ISTIQOMAH memohon petunjuk-Nya disujud sepertiga malamku,jika memang kita berjodoh agar didekatkan dgn jalan-Nya..

Sebelum engkau halal bagiku,mungkin aku banyak menyendiri,taukah kamu apa yg aku lakukan.sebenarnya aku sedang melihat KESABARANMU.,sejauh mana rasa keikhlasanmu menerima semua ini..

Sebelum engkau halal bagiku,aku tak berani menggodamu, karna aku tak ingin menimbulkan HARAPAN dibenakmu,jika suratan takdir-Nya berkata lain yg akan kau temui hanyalah penderitaan dihati, untuk itu mengertilah akan sikapku,aku tak ingin menodai hatimu..

Sebelum engkau halal bagiku, aku hanya menitipkan do’a disetiap sujudku, jika memang kita ditakdirkan untuk membina mahligai kehidupan yg SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH pasti akan bersama dgn jalan-Nya yg indah,…Aamiin ya Rabbal’alamin.

Alhamdulillah

Alhamdulillah… akhirnya kini tlah ku buktikan pada dunia bahwa aku mampu penuhi mau mu Ayah..

aku (anakmu) ini, kini sudah tumbuh sesuai dengan harapan mu…

bahagia dan bangga karnaku telah di ciptakan di keluarga kecil yang harmonis dan humoris, meski tak elegan seperti hidup kebanyakan orang tapi aku bahagia hingga saat ini hadir dan tumbuh besar dengan kondisi yang seperti sekarang ini 🙂

Ayah meski kini tlah ku buktikan apa yang jadi mau mu… namun tugasku belum selesai sampai disini…

dalam niatku jujur aku ingin kau tetap memberikan 2 jempol untuk ku, bukan karna ku tak puas telah kau limpahkan ucapan beribu bangga untuk ku tapi aku ingin kau bisa bahagia di hari tua mu nanti cukup duduk tenang , berdoa dan memberi dukungan semangat untuk ku setiap hari… terimakasih ayah kau telah menjadi imam yang sungguh berwibawa untuk ku, yang benar – benar menjadi panutan untuk makmumnya…

banggaku takkan habis hari ini karna kau akan selalu ada di hati ku hingga akhir waktu nanti, hingga aku tak bisa berfikir dan tak bisa bernafas… semoga keluarga kita abadi hingga akhir hayat di dunia dan di akhirat…

LOVE YOU AYAH…